Realita yang musti dihadapi keluarga kami
Sehongok terpaal yang tidak pernah terbayangkan justru menggeliat begitu hebatnya,
menghujam seluruh badan
menggetarkan kepribadian
akhirnya, menyesakkan dada
Hari dimana semua tersadar dari aliran hipnotis yang buram
Hari dimana tercurah semua gumpalan-gumpalan maya
Hari dimana terasa sejuk, saat wabah air mata menemani
Hari dimana damai memeluk, tatkala uluran tangan berpapasan diantara kami
BERJANJI
Untuk diri sendiri
Untuk keluarga
Untuk almamater
Demi keharmonisan dan prestise
AKHIR
Kelak dahaga ini akan terpuaskan
jika kekelan berujung pada kami
UNTUK SOSOK IBU
Demikian pengakuan kami
Demikian kisah kami setelah terungkap olehmu
Demikian hidup kami sesudah wejanganmu
Demikian , demikian, demikian dan terima kasih, Ibuku....
Catatan
Keluarga=KOMPAS
Ibu= Bu Rahaju
Ini merupakan sebuah peristiwa terdalam yang real kita alami pada hari itu. Kita mengecewakan Bu Rahaju, membuat beliau diam seribu bahasa. Membuat beliau jengkel. Tapi mengertilah, Bu sebenarnya kami pun tidak ingin seperti itu.
Beri kami kesempatan kedua untuk memperbaiki dan membuat, ibu berdecak riuh. Jangan putuskan doamu untuk kami... :( ya, bu :)
*post:IR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar